Analisis Cost Volume Profit (CVP): Definisi, Tujuan Dan Keterbatasannya

Photo of author


Biaya total suatu perusahaan tergantung pada volume outputnya. Biaya total memiliki dua bagian—tetap dan variabel. Biaya tetap selalu tetap besarannya pada semua tingkat produksi dalam jangka pendek, tetapi biaya variabel berubah secara proporsional dengan volume output / produksi.

Sekali lagi, laba perusahaan bergantung pada total penjualan dan biaya totalnya. Hal ini karena perbedaan positif antara pendapatan kotor (penjualan), dan total biaya adalah keuntungan.

Jadi ada hubungan langsung antara biaya produksi, volume output, dan keuntungan yang diperoleh. Semua faktor ini saling bergantung.

Biaya menentukan harga jual yang akan ditetapkan untuk mencapai tingkat keuntungan yang diinginkan; harga jual dan kuantitas yang dijual secara langsung mempengaruhi volume produksi, dan biaya tergantung pada volume produksi.

Metode mempelajari hubungan antara faktor-faktor ini yaitu, biaya total, volume produksi, penjualan, dan laba, dikenal sebagai analisis Cost Volume Profit atau Biaya Volume Laba.

Analisis Cost Volume Profit (CVP) dapat didefinisikan sebagai alat manajerial untuk perencanaan laba yang mengungkapkan keterkaitan antara biaya, volume produksi, kerugian, dan laba yang diperoleh.

Pengertian Apa Itu Cost Volume Profit (CVP) Adalah?

Analisis Cost-Volume-Profit (CVP) adalah alat penting yang menyediakan manajemen dengan informasi yang berguna untuk perencanaan manajerial dan pengambilan keputusan. Keuntungan dari sebuah perusahaan bisnis adalah hasil interaksi dari banyak faktor.


Share

Artikel Terkait

Trending di Akuntansi

Terbaru

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.