Biaya Distribusi – Arti, Akuntansi, dan Lainnya

Ketika Anda menanyakan berapa biaya distribusinya? Ini adalah pertanyaan sederhana namun penting yang harus ditanyakan oleh setiap pengusaha. 

Biaya distribusi adalah biaya yang harus ditanggung oleh suatu entitas atau individu untuk mengeluarkan produk ke pasar. Tidak selalu harus dalam jumlah rupiah yang besar, terkadang bisa sedikit lebih banyak atau lebih sedikit tergantung pada ukuran dan cakupan distribusinya. Biaya ini juga dapat bergantung pada jenis produk yang Anda distribusikan. Biaya distribusi juga bisa disebut harga yang dibayar distributor atau produsen untuk produk mereka.

Pengertian apa itu biaya distribusi adalah?

Biaya Distribusi atau distribution cost adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membuat barang atau jasanya tersedia bagi pengguna akhir atau pengecer. Ini adalah istilah akuntansi yang luas yang mencakup beberapa jenis pengeluaran.

Beberapa contoh biaya ini adalah biaya pemindahan barang ke pengecer dan pengguna akhir, biaya pergudangan, biaya transportasi dan tol, pemeliharaan kendaraan pengangkut dan lainnya.

Biaya Distribusi dapat menjadi bagian yang signifikan dari total biaya perusahaan, terutama dalam skenario ketika barang mudah rusak, atau volume barang besar atau ketika pengguna akhir berada di daerah yang jauh.

Penting untuk dicatat adalah bahwa biaya distribusi berbeda dengan biaya penjualan dan pemasaran. Biaya distribusi terutama mencakup biaya pengiriman dan logistik. Sedangkan biaya penjualan dan pemasaran meliputi gaji staf pemasaran, komisi penjualan, dan biaya iklan.

ADVERTISEMENT

Biaya Distribusi – Apa Saja Termasuk?

Seperti dikatakan di atas, biaya distribusi ini adalah istilah luas untuk banyak jenis biaya. Biaya Distribusi mencakup semua biaya untuk mengirimkan produk ke pengguna akhir atau pengecer.

Artinya, semua biaya pengiriman pada setiap tahap (dari fasilitas produksi ke pengecer atau pengguna akhir) akan menjadi bagian dari biaya distribusi. Bisa jadi pabrikan mungkin memiliki fasilitas produksi di satu tempat dan tempat pengambilan untuk agen pengiriman di lokasi lain.

Biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk pengiriman barang dari fasilitas produksi ke tujuan penjemputan juga akan menjadi bagian dari biaya distribusi.

Biaya penanganan persediaan pada setiap tahap pengiriman juga merupakan bagian dari biaya distribusi. Ini akan mencakup biaya penanganan di fasilitas produksi, tempat penjemputan, gudang dan titik penjualan.

Demikian pula biaya pengemasan dan biaya manajerial Distribusi juga merupakan bagian dari biaya distribusi. Biaya distribusi administrasi akan mencakup gaji, serta biaya kantor manajer distribusi.

Komponen penting lainnya adalah biaya pengiriman. Biaya pengiriman dapat mengambil berbagai nama tergantung pada jarak perusahaan mengirimkan produk. Misalnya, jika sebuah perusahaan memproduksi dan menjual produk di satu negara, maka biaya pengiriman bisa berarti biaya “Truk”.

Jika sebuah perusahaan mengekspor produk, maka itu akan menjadi “Pengangkutan Udara atau biaya pengiriman untuk muatan kontainer atau kurang dari muatan kontainer. Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa pengangkutan melalui udara lebih mahal daripada melalui LCL. Tapi, transportasi udara akan memakan waktu lebih sedikit.


Share
Trending di Akuntansi

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.