Pengertian Dan Rumus Break Even Point (BEP) Beserta Cara Menghitungnya

BREAK EVEN POINT sering kita dengar dalam dunia ekonomi dan bisnis, namun apa sih pengertian dari break even point? Langsung dibaca saja.

Maka perhitungannya adalah:

Break Event Point = Rp 10.000.000 ÷ (Rp 60.000 – Rp 20.000)

ADVERTISEMENT

Break Event Point = Rp 10.000.000 ÷ Rp 40.000

Maka Break Event Point adalah = 250 unit.

Jadi BEP per unit perusahaan adalah 250 unit.

Maka untuk mencapai break even point perusahaan harus menjual 250 unit. Setelah penjualan melewati 250 unit maka perusahaan baru memperoleh laba karena sudah melewati titik impas / balik modal.

2) Menghitung Break even point berdasarkan Rupiah:

  • Saat menentukan break even point berdasarkan rupiah (revenue):
    Bagi biaya tetap dengan margin kontribusi. Margin kontribusi adalah selisih harga jual produk dengan harga variable per-unit.

Rumus Break Even point berdasarkan Rupiah:

BEP = FC ÷ M / P 

Keterangan:

ADVERTISEMENT

  • FC : Fixed Cost / Biaya Tetap.
  • M: Margin.
  • P: Price per/unit : harga per-unit.

Contoh soal break event point berdasarkan Rupiah:

Perusahaan ingin menjual 1.000 t-shirt, seharga Rp 60.000/unit. Biaya tetap si perusahaan adalah Rp 10.000.000 / tahun, biaya variable Rp 20.000/unit.

Maka perhitungannya adalah:

Break Event Point = Rp 10.000.000 ÷ Rp 40.000/Rp 60.000

Break Event Point = Rp 10.000.000 ÷ 0,666

ADVERTISEMENT

Maka Break Event Point adalah = Rp 15.015.015.

Jadi BEP perusahaan adalah Rp 15.015.015.

Maka untuk mencapai break even point dalam rupiah perusahaan harus menjual senilai Rp 15.015.015. Setelah penjualan melewati nominal itu, maka perusahaan baru memperoleh laba karena sudah melewati titik impas / balik modal.

Itulah cara menghitung break even point baik dari sudut unit produk atau dari rupiah berdasarkan revenue. Semoga bermnafaat dan jika ada pertanyaan silahkan ajukan di kolom komentar.


Share

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.