Pengertian Apa Itu Dividen Dan Cara Kerjanya



Apa Itu Dividen?

Dividen adalah pembayaran rutin yang dilakukan kepada investor yang memiliki saham perusahaan. Tidak semua saham membayar dividen.

Dividen adalah pembayaran yang dilakukan oleh perusahaan kepada pemilik saham perusahaan. Dividen adalah cara bagi perusahaan untuk mendistribusikan pendapatan kembali ke investor, dan salah satu cara investor mendapatkan pengembalian dari berinvestasi di saham.

Di Amerika Serikat, perusahaan biasanya membayar dividen setiap triwulan, meskipun beberapa membayar bulanan atau setengah tahunan.

Dividen dibayarkan per saham – jika Anda memiliki 30 saham di sebuah perusahaan dan perusahaan itu membayar Rp 40.000 dalam dividen tahunan, Anda akan menerima Rp 1.200.000 per tahun.

Tetapi tidak semua saham membayar dividen – jika Anda tertarik berinvestasi untuk dividen, Anda akan ingin memilih saham dividen secara spesifik.

Bagaimana cara kerja dividen saham?

Perusahaan umumnya membayar dividen secara tunai ke rekening pialang pemegang saham, meskipun beberapa membayar dividen di saham baru sebagai gantinya.

Perusahaan juga dapat menawarkan program reinvestasi dividen, yang disebut DRIP (Dividend Reinvestment Plan), yang memungkinkan investor untuk menginvestasikan kembali dividen ke dalam saham perusahaan, seringkali dengan diskon.

Dewan direksi perusahaan harus menyetujui setiap dividen. Perusahaan kemudian akan mengumumkan kapan dividen akan dibayarkan, jumlah dividen, dan tanggal ex-dividen.

Penjelasan: Ex-Dividend merupakan aktivitas pendagangan saham tanpa nilai pembayaran dividen selanjutnya. Ex-dividen atau ex-date adalah waktu dimana perdagangan saham dimulai tanpa memiliki nilai pembayaran dividen atau terjadi setelah terjadi pembayaran dividen.

Tanggal ex-dividen sangat penting bagi investor: Investor harus memiliki saham pada tanggal tersebut untuk menerima dividen.

Investor yang membeli saham setelah tanggal ex-dividen tidak akan memenuhi syarat untuk menerima dividen.

Investor yang menjual saham setelah tanggal ex-dividen masih berhak menerima dividen, karena mereka memiliki saham pada tanggal ex-dividen.

Satu catatan: Investor yang tidak ingin meneliti dan memilih saham dividen individu untuk berinvestasi mungkin tertarik pada reksa dana dividen dan dana yang diperdagangkan di bursa saham. Dana ini menyimpan banyak saham dividen dalam satu investasi dan membagikan dividen kepada investor dari kepemilikan tersebut.

Cara menghitung Dividen

Adapun mengenai jumlah nominal dividen yang dibayarkan perusahaan kepada para pemegang saham disepakati dalam RPUS (Rapat Umum Pemegang Saham).

Dan ada tiga faktor utama berkaitan penentuan jumlah nominal dividen yang dibayarkan yakni: laba bersih perusahaan, dividen payout ratio (DPR) dan jumlah saham beredar (JSB).

Perhitungan total dividen ditentukan dengan mengkalikan laba bersih dengan DPR. Hasil darinya adalah proses selanjutnya guna menentukan nominal dividen yang akan diterima oleh setiap lembar saham yang dipegang investor.

Ini adalah ilustrasi perhitungan dividen.

Laba bersih x DPR = Jumlah Dividen.

Jumlah dividen : jumlah saham yang beredar = Dividen per saham.

Apa itu hasil dividen?

Situs web keuangan atau platform broker online akan melaporkan hasil dividen perusahaan, yang merupakan ukuran dividen tahunan perusahaan dibagi dengan harga saham pada tanggal tertentu.

Hasil dividen bisa setara berdasarkan waktu dan memungkinkan untuk perbandingan saham dividen yang lebih akurat: Saham Rp 100.000 yang membayar Rp 10.000 setiap triwulan (Rp 40.000 per saham per tahun) memiliki hasil yang sama dengan saham Rp 1.000.000 yang membayar Rp 100.000 setiap triwulan (Rp 400.000 per tahun). Hasilnya adalah 4% dalam kedua kasus.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.