Pengertian Hak Cipta Dan Merek Dagang Beserta Perbedaan Antara Keduanya

Photo of author


Ada beberapa perbedaan antara hak cipta dan merek dagang. Namun, untuk memahami perbedaannya, pertama-tama kita perlu memahami apa itu hak cipta dan merek dagang.

Baiklah pertama kita akan mendefinisikan mengenai hak cipta dan juga merek dagang, kemudian penjelasan dengan detilnya maka silahkan dipelajari.

Apa Itu Hak Cipta (Copy Right)?

Cakupan hak cipta adalah hukum atau hak hukum yang diberikan oleh hukum negara mana pun yang memberikan hak eksklusif kepada pencipta atau penulis karya seni asli untuk distribusi dan penggunaannya. Ini adalah bentuk perlindungan kekayaan intelektual untuk karya seni tertentu.

Hak eksklusif yang terkait dengan hak cipta tidak bersifat mutlak; mereka dibatasi oleh pengecualian dan batasan hukum hak cipta. Salah satu kelemahan utama dari hak cipta adalah bahwa ia hanya melindungi presentasi ide yang asli tetapi bukan ekspresi yang mendasari ide itu sendiri.

Hak cipta dikeluarkan hanya untuk jangka waktu terbatas. Biasanya, periode ini berlangsung sepanjang hidup pencipta atau pencipta ditambah 50 sampai 100 tahun setelah kematian pencipta. Tahun tambahan berfungsi untuk melindungi ahli waris yang sah dari pencipta dari reproduksi, distribusi, duplikasi, dan lain-lain yang melanggar hukum. Ini karena hak cipta dianggap sebagai aset tidak berwujud.

Hak cipta juga dapat didaftarkan dengan tujuan untuk mencatat suatu rekening yang dapat diverifikasi isi dan tanggal ciptaannya sehingga apabila timbul tuntutan hukum, pemiliknya dapat menunjukkan salinan resmi dari pemerintah untuk menuntut kepemilikan.

Namun, sangat umum dan normal untuk membingungkan antara pemberian hak cipta dan pendaftaran hak cipta. Pemberian hak cipta dilakukan secara otomatis di sebagian besar negara dan berlaku segera setelah karya seni selesai dan ditempatkan dalam media nyata yang dapat diakses dengan mudah.

Beberapa keuntungan dari pendaftaran hak cipta antara lain sebagai berikut; pendaftaran menetapkan catatan kepemilikan karya oleh pemegang hak cipta di pemerintah, jika terdaftar dalam waktu tiga bulan setelah publikasi maka pemegang hak cipta dapat mencari biaya pengacara dan ganti rugi menurut undang-undang di pengadilan dan juga memudahkan dan mampu untuk pemegang hak untuk menuntut pelanggar di pengadilan.


Share

Artikel Terkait

Trending di Sistem Ekonomi

Terbaru

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.