Apa Itu Hipotek, Jenis Dan Cara Kerjanya?

Photo of author


Apa itu Hipotek — Mengambil hipotek adalah salah satu keputusan finansial paling penting yang dibuat oleh sebagian besar dari kita. Jadi, penting untuk memahami apa yang Anda tanda tangani saat Anda meminjam uang untuk membeli rumah.

Hipotek adalah dokumen hukum yang Anda tanda tangani saat membeli atau membiayai kembali rumah yang memberi kreditur hak untuk mengambil properti jika Anda tidak membayar pinjaman sesuai kesepakatan. Salinan hipotek Anda diajukan dalam dokumen hukum sebagai hak gadai, atau klaim hukum, terhadap rumah.

Apa itu Hipotek?

Hipotek adalah pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lain yang membantu peminjam membeli rumah. Jaminan untuk hipotek adalah rumah itu sendiri, yang berarti bahwa jika peminjam tidak melakukan pembayaran bulanan kepada pemberi pinjaman dan gagal bayar pinjaman, bank dapat menjual rumah dan mengembalikan uangnya.

Bagaimana cara kerja hipotek?

Hipotek terdiri dari dua elemen utama: prinsipal (pokok) dan bunga.

Prinsipal adalah jumlah uang spesifik yang dipinjam oleh pembeli rumah dari pemberi pinjaman untuk membeli rumah. Misalkan jika Anda membeli rumah seharga Rp 1.000,000.000, dan meminjam semua Rp 1.000.000.000 dari pemberi pinjaman, maka itulah jumlah hutang pokoknya.

Bunga adalah apa yang ditagih kreditur Anda atas uang yang anda pinjam itu. Dengan kata lain, bunganya adalah biaya yang Anda bayarkan untuk pinjaman pokok.

Peminjam membayar kembali hipotek secara berkala, biasanya dalam bentuk pembayaran bulanan (tenor), dan biasanya terdiri dari biaya pokok dan bunga.

“Setiap bulan, bagian dari pembayaran hipotek bulanan Anda akan digunakan untuk membayar hutang pokok, atau saldo hipotek, dan sebagian akan digunakan untuk bunga pinjaman.”

Bergantung pada perjanjian hipotek Anda, pembayaran bulanan Anda juga dapat mencakup beberapa biaya berikut:

Pajak properti

Pemberi pinjaman juga dapat mengumpulkan pajak properti tahunan yang terkait dengan rumah sebagai bagian dari pembayaran hipotek bulanan Anda.

Dalam kasus seperti itu, uang yang dikumpulkan untuk pajak disimpan dalam akun “escrow”, yang akan digunakan pemberi pinjaman untuk membayar tagihan pajak properti Anda saat pajak jatuh tempo.

Asuransi pemilik rumah

Asuransi pemilik rumah memberi Anda perlindungan jika terjadi bencana, kebakaran, atau kecelakaan lainnya.


Share

Artikel Terkait

Trending di Ilmu Ekonomi

Terbaru

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.