Apa Itu Human Capital? Pengertian Dan Contoh

Human Capital atau Modal Manusia dalam Bahasa Indonesia adalah nilai ekonomi dari kemampuan dan kualitas tenaga kerja yang mempengaruhi produktivitas.

ADVERTISEMENT

Kualitas ini termasuk pendidikan tinggi, pelatihan teknis di tempat kerja, kesehatan, dan nilai-nilai seperti ketepatan waktu.

Investasi dalam kualitas ini meningkatkan kemampuan angkatan kerja.

Hasilnya adalah output yang lebih besar untuk perekonomian dan pendapatan yang lebih tinggi bagi individu.

Investasi tersebut dinamakan human capital karena pekerja tidak terpisah dari aset tidak berwujud tersebut.

Dalam sebuah perusahaan, kualitas human capital disebut manajemen bakat dan berada di bawah departemen sumber daya manusia.

ADVERTISEMENT

Pengertian apa itu Human Capital adalah?

Dalam arti yang paling mendasar, “human capital” mengacu pada sekelompok orang yang bekerja untuk perusahaan atau memenuhi syarat untuk bekerja pada suatu perusahaan — sebagai “tenaga kerja”.

Dalam arti yang lebih luas, berbagai elemen yang diperlukan untuk menciptakan pasokan tenaga kerja yang memadai menjadi dasar teori human capital dan sangat penting bagi kesehatan ekonomi dan sosial bangsa-bangsa di dunia.

Poin Utama: Sumber Daya Manusia

  • Human capital adalah gabungan dari pengetahuan, keterampilan, pengalaman dan kualitas sosial yang berkontribusi pada kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan dengan cara yang menghasilkan nilai ekonomi.
  • Baik pemberi kerja maupun karyawan melakukan investasi besar dalam pengembangan sumber daya manusia
  • Teori modal manusia adalah upaya untuk mengukur nilai sebenarnya dari suatu investasi dalam modal manusia dan berkaitan erat dengan bidang sumber daya manusia.
  • Pendidikan dan kesehatan adalah kualitas utama yang meningkatkan sumber daya manusia dan juga berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi.
  • Konsep modal manusia dapat ditelusuri kembali ke tulisan abad ke-18 dari ekonom dan filsuf Skotlandia Adam Smith.

Dalam ilmu ekonomi, “modal” mengacu pada semua aset yang dibutuhkan bisnis untuk menghasilkan barang dan jasa yang dijualnya. Dalam pengertian ini, modal mencakup peralatan, tanah, gedung, uang, dan, tentu saja, manusia — human capital / modal manusia.

Namun, dalam arti yang lebih dalam, human capital lebih dari sekadar kerja fisik orang-orang yang bekerja untuk suatu  perusahaan.

Ini adalah seluruh rangkaian kualitas tidak berwujud yang dibawa orang-orang ke organisasi yang mungkin membantu keberhasilan perusahaan.

Yang termasuk dalam human capital di antaranya termasuk pendidikan, keterampilan, pengalaman, kreativitas, kepribadian, kesehatan yang baik, dan karakter moral.

Dalam jangka panjang, ketika pemberi kerja dan karyawan melakukan investasi bersama dalam pengembangan sumber daya manusia, tidak hanya perusahaan, karyawan, dan kliennya mendapatkan keuntungan, tetapi juga masyarakat pada umumnya.

Misalnya, sedikit masyarakat yang kurang berpendidikan berkembang dalam ekonomi global baru .

Bagi pengusaha, berinvestasi dalam sumber daya manusia melibatkan komitmen seperti pelatihan pekerja, program magang, bonus dan tunjangan pendidikan, bantuan keluarga, dan pendanaan beasiswa perguruan tinggi.

Bagi karyawan, memperoleh pendidikan adalah investasi paling nyata dalam human capital.

Baik pengusaha maupun karyawan tidak memiliki jaminan bahwa investasi mereka dalam sumber daya manusia akan membuahkan hasil.

Misalnya, bahkan orang dengan gelar sarjana berjuang untuk mendapatkan pekerjaan selama masa depresi ekonomi, dan pemberi kerja mungkin melatih karyawan, hanya untuk melihat mereka dipekerjakan oleh perusahaan lain.

Pada akhirnya, tingkat investasi dalam sumber daya manusia secara langsung berkaitan dengan kesehatan ekonomi dan masyarakat.

Teori Human Capital (Modal Manusia)

Teori human capital menyatakan bahwa adalah mungkin untuk mengukur nilai investasi ini bagi karyawan, pemberi kerja, dan masyarakat secara keseluruhan.

Menurut teori human capital, investasi yang memadai pada manusia akan menghasilkan ekonomi yang tumbuh.

Misalnya, beberapa negara menawarkan penduduknya pendidikan perguruan tinggi gratis karena kesadaran bahwa penduduk yang berpendidikan lebih tinggi cenderung menghasilkan lebih banyak dan membelanjakan lebih banyak, sehingga merangsang pertumbuhan ekonomi.

Dalam bidang administrasi bisnis, teori human capital merupakan perluasan dari manajemen sumber daya manusia.

Ide teori human capital modal manusia sering dikreditkan ke “bapak pendiri ekonomi modern” Adam Smith , yang pada tahun 1776, menyebutnya “kemampuan yang diperoleh dan berguna dari semua penduduk atau anggota masyarakat.”

Smith menyarankan bahwa perbedaan upah yang dibayarkan didasarkan pada kemudahan atau kesulitan relatif dalam melakukan pekerjaan.


Share

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.