Jenis Produk: Produk Industri & Produk Konsumen

Tujuan dari bisnis atau perusahaan apa pun adalah mengembangkan produk atau layanan dan kemudian meluncurkannya di pasar. Hari ini, kita akan membahas berbagai jenis produk dengan contohnya.

Jenis produk 

Pemasar memandang produk sebagai sesuatu yang akan mereka tawarkan di pasar. Namun, mereka mengkategorikan produk ke dalam dua kategori besar; produk konsumen dan produk industri. Kita akan membahasnya secara detail satu per satu. Ini dia sebagai berikut;

  1. Produk konsumen dapat diartikan sebagai produk / jasa yang biasanya sering dibeli oleh pelanggan, Dengan segera, dan dengan perbandingan minimum upaya pembelian. Misalnya susu, koran, shampoo, sabun mandi deterjen dan lainnya.
  2. Produk industri dapat didefinisikan sebagai produk yang dibeli oleh individu dan organisasi untuk diproses lebih lanjut atau untuk digunakan dalam menjalankan bisnis. Misalnya, jika konsumen membeli mobil pickup untuk keperluan pribadinya, itu adalah produk konsumen. Jika orang yang sama membeli mobil pickup ini untuk bisnis angkutan barang miliknya\, maka itu adalah produk industri.

Baca juga Apa Itu Publisitas: Definisi, Karakteristik, Jenis & Contoh

Produk Konsumen

Produk konsumen adalah produk yang dibeli pelanggan dengan tujuan konsumsi semata, bukan untuk dijual kembali atau digunakan untuk menopang bisnisnya.

Produk konsumen bertujuan untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Tapi penjelasan itu sebenarnya tidak sepenuhnya mendefinisikan produk konsumen, terutama untuk tujuan pemasaran. Itu karena kategori produk konsumen sangat luas dan beragam sehingga menyederhanakan dengan penjelasan diatas menjadi masuk akal saat Anda membuat strategi apa pun.

Karena produk konsumen mencakup hampir semuanya mulai dari komputer laptop, buku, pulpen, kemeja, jas, celana, sepatu, smartphone, TV dan arloji hingga barang yang dapat dimakan. Karena keberagamannya itulah yang membuat pemasar tidak punya pilihan, melainkan mengkategorikannya dengan sederhana tergantung pada proses pembelian.

Jenis produk yang termasuk dalam kategori produk konsumen adalah produk kenyamanan, produk belanja, produk khusus, dan produk yang tidak dipikiran.

Mereka sebagai berikut;

  1. Produk kenyamanan (convenience products)
  2. Produk belanja (shopping products)
  3. Produk khusus (specialty products)
  4. Produk yang tidak dipikirkan (unsought products)
Pertimbangan Pemasaran Produk Kenyamanan Produk Belanja Produk khusus Belum dibeli
Perilaku pembelian pelanggan Pembelian yang sering, sedikit perencanaan, sedikit perbandingan atau upaya belanja, keterlibatan pelanggan yang rendah Lebih jarang membeli, banyak perencanaan, dan ada usaha belanja, perbandingan merek pada harga, kualitas, gaya Preferensi dan loyalitas merek yang kuat, upaya pembelian khusus, sedikit perbandingan merek, sensitivitas harga rendah Kesadaran produk yang sedikit, pengetahuan (atau sedikit atau bahkan minat negatif)
Harga Harga rendah Harga yang lebih tinggi Harga tinggi Bervariasi
Distribusi Distribusi yang luas, lokasi yang nyaman Distribusi selektif di lebih sedikit gerai Distribusi eksklusif hanya di satu atau beberapa gerai per area pasar Bervariasi
Promosi Promosi massal oleh produser Iklan dan penjualan pribadi oleh produser dan pengecer Promosi yang ditargetkan lebih cermat oleh produsen dan reseller. Iklan agresif dan penjualan pribadi oleh reseller produsen
Contoh Rokok, buku, sabun, deterjen Peralatan utama, komputer, pakaian, furniture televisi. Barang mewah, seperti mobil mewah, lampu kristal. Asuransi jiwa, investasi.
Sumber: Prinsip Pemasaran – Philip Kotler & Gary Armstrong, Ed. 8 th , halaman 240.

Baca juga Apa Itu Retail? Pengertian, Cara Kerja Dan Jenis Retail

Produk kenyamanan (convenience products)

Produk kenyamanan adalah produk yang ingin dibeli dengan mudah oleh konsumen tanpa mengalami kesulitan. Mereka tahu apa yang mereka inginkan sebelum membelinya. Mereka tidak ingin menghabiskan waktu untuk membuat keputusan pembelian apa pun.

ADVERTISEMENT

Produk yang termasuk dalam kategori produk kenyamanan adalah barang yang sering dibeli oleh konsumen, santai, dan langsung tanpa ada pembanding.

Beberapa contoh utama produk kenyamanan adalah; shampoo, sabun, deodoran, susu, permen dan segala jenis produk murah yang pelanggannya tidak memiliki loyalitas merek. Tujuan pemasar adalah membuat produk semacam itu tersedia di pasar. Itu karena mereka membutuhkan distribusi massa.

Pemasar harus mengingat satu hal bahwa konsumen tidak memandang semua produk konsumen secara setara. Misalnya, shampoo adalah salah satu item produk kenyamanan, dan beberapa orang menggunakan merek tertentu. Jika sebuah toko tidak memiliki merek tertentu, maka merek lain akan menggantikannya.

Ada beberapa orang yang setia pada merek produk kenyamanan, dan mereka akan mengunjungi beberapa toko lain untuk mencari merek tersebut. Oleh karena itu, pemasar selanjutnya mengkategorikan produk kenyamanan menjadi tiga sub kategori;

  • Barang Pokok
  • Barang Impulsif
  • Barang Darurat

Jenis produk kenyaman:

1. Barang Pokok

Barang pokok adalah produk yang dibeli konsumen secara teratur dan mereka loyal terhadap merek. Produk pokok adalah rokok, minuman energi, beras, dll. Alasan setia merek di sini adalah untuk mempermudah pembelian, Anda cukup membeli satu produk tertentu dan mempersingkat waktu pengambilan keputusan.

2. Barang Impulsif

Barang impulsif adalah barang yang dibeli oleh konsumen secara impulsif tanpa dipikir-pikir, baik karena dorongan atau kebutuhan yang tiba-tiba. Seperti jajanan pinggir jalan, beli bakso, es krim, dll. Beberapa orang salah paham dengan impulsif barang yang dibeli konsumen secara tidak rasional. Tidak diragukan lagi bahwa mereka tidak berencana membelinya. Ketika mereka melakukannya, itu memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Oleh karena itu, mereka tidak boleh menganggapnya sebagai aktivitas yang boros.

3. Barang Darurat

Barang darurat sangat mirip dengan barang impulsif karena Anda tidak merencanakannya. Tetapi pada tingkat tertentu mereka berbeda, karena Anda dapat merencanakannya dalam waktu singkat. Yang terpenting, konsumen membelinya untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak. Misalnya obat sakit kepala, antiseptik, lilin, korek api, dll.

Produk belanja (shopping products)

Produk belanja adalah barang yang dipilih konsumen dan membuat keputusan pembelian berdasarkan gaya, harga, kualitas, dan stabilitas. Orang tidak sering membeli produk belanja. Bahkan, mereka merencanakannya dan membuat perbandingan antara gaya, kualitas, desain, dan harga berbagai merek.

Konsumen biasanya menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan informasi dan membuat perbandingan di antara berbagai produk belanja. Seperti smartphone, komputer, televisi, kulkas, AC, dll. Beberapa jenis produk belanja utama adalah sebagai berikut;

  • Barang Homogen
  • Barang Heterogen

Jenis Produk Belanja:

1. Belanja Barang Homogen

Produk belanja homogen adalah barang yang dianggap sama oleh pelanggan dalam hal kesesuaian, gaya, harga, kualitas, dan desain untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya, kualitas pendingin ruangan (AC) akan sama, tetapi harga akan berbeda jika Anda membuat perbandingan di antara berbagai merek.

2. Barang Belanja yang Heterogen  

Produk belanja heterogen adalah barang yang dianggap berbeda oleh pelanggan dalam hal gaya, harga, kualitas, dan kesesuaian. Apakah perbedaan tersebut nyata atau tidak, tetapi perbedaan itu penting bagi pelanggan dan menyebabkan mereka membuat keputusan.

Konsumen memahami perbedaan fitur dengan sangat dekat dan lebih menyukainya daripada harga. Bisnis dan perusahaan mengklasifikasikan perbedaan tersebut dan mempekerjakan staf profesional untuk menginformasikan pelanggan dengan lebih baik.

Baca juga Pengertian Perencanaan Produksi (Production Planning), Dan Langkah-Langkah Perencanaan Produksi

Produk khusus (specialty products)

Produk khusus adalah barang yang memiliki loyalitas dan preferensi merek yang kuat, serta sedikit sensitivitas harga dan perbandingan merek. Produk merek semacam itu memiliki fitur unik yang membedakan merek mereka dari yang lain. Sudah menjadi kebiasaan konsumen untuk membeli produk bermerek.

Produk khusus memiliki tingkat diferensiasi yang tinggi dan orang dapat dengan mudah mengenali merek produk tersebut. Pelanggan akan mencari mereka secara aktif. Misalnya pakaian dan gaun, alat teknologi, makanan mewah dan peralatan main golf.


Share
Trending di Manajemen

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.