Komunikasi Internal: Jenis, Contoh, Manfaatnya

Pengertian komunikasi internal adalah?

Komunikasi internal adalah komunikasi dalam suatu organisasi atau bisnis. Komunikasi ini termasuk komunikasi formal atau informal.

Selain itu, berbagai departemen yang mengirimkan informasi kepada karyawan dengan cara berbeda juga berada di bawah lingkup komunikasi internal.

ADVERTISEMENT

Komunikasi internal harus efektif karena merupakan sumber penting untuk melihat dan mewakili masalah organisasi.

Komunikasi bisnis internal yang efektif dapat meningkatkan tingkat kepuasan kerja, produktivitas, efisiensi karyawan dengan mengurangi turnover, keluhan, dan membantu meningkatkan keuntungan.

Jenis Komunikasi Internal

Komunikasi Bisnis Internal selanjutnya dikategorikan sebagai Komunikasi Internal (Ke atas / Upward) dan Komunikasi Internal (Ke Bawah / Downward).

1. Komunikasi Internal (Ke Atas): Jenis komunikasi internal ini melibatkan pendekatan manajemen dari bawah ke atas. Di sini, informasi mengalir dari bawahan ke manajer atau siapa pun yang berada di tingkat hierarki.

Mengirimkan informasi dari karyawan ke manajemen puncak juga dilakukan di bawah ini. Dengan tidak adanya komunikasi ke atas, sistem kerja manajemen menjadi tidak berlaku karena mereka tidak dapat mengetahui apakah ada arus informasi atau pesan yang lancar di seluruh organisasi atau tidak.

Upward Communication bertindak sebagai sumber komunikasi kepada karyawan internal untuk:

ADVERTISEMENT

  • Pertukaran informasi
  • Menyajikan ide atau saran
  • Mencapai tingkat kepuasan kerja
  • Mengomunikasikan umpan balik

Sebagian besar komunikasi ke atas mencakup berbagai bentuk, laporan, dokumen tertulis, templat, dll. Untuk memfasilitasi karyawan dalam memperoleh informasi yang diperlukan dan terperinci

Misalnya, karyawan departemen SDM suatu organisasi menyiapkan laporan atrisi dan mengkomunikasikan hal yang sama kepada Manajer SDM.

Laporan atrisi terdiri dari informasi tentang pergantian karyawan bulanan atau tahunan dari suatu organisasi dan alasan yang sama. Ini membantu Manajer SDM untuk memahami penyebab atrisi dan mengambil tindakan korektif tepat waktu untuk mengurangi pergantian karyawan.

2. Komunikasi Internal (Ke Bawah): Dalam komunikasi ke bawah, informasi mengalir dari manajemen puncak ke karyawan dalam suatu organisasi.

ADVERTISEMENT

Informasi ini terkait dengan menyampaikan instruksi kepada bawahan atau karyawan untuk melakukan tugasnya. Tujuan utama komunikasi ke bawah adalah untuk mengirimkan informasi yang relevan dan instruksi yang diperlukan kepada karyawan atau bawahan.

Komunikasi ini diperlukan untuk tujuan berbeda dalam organisasi seperti:

  • Mentransfer informasi penting
  • Memberikan instruksi
  • Untuk mendorong diskusi antar orang
  • Untuk meningkatkan kerjasama, moral karyawan
  • Untuk memotivasi staf
  • Untuk meningkatkan produktivitas dan menerima umpan balik

Misalnya, manajemen puncak dapat menginstruksikan manajer dari departemen yang berbeda tentang aturan dan regulasi baru tertentu di area kerja yang perlu dilakukan dalam aktivitas rutin departemen yang berbeda.

Seperti mungkin ada perubahan jam kerja kantor atau timing kantor oleh manajemen dan hal yang sama dikomunikasikan kepada karyawan melalui surat edaran atau pemberitahuan atau melalui sistem email.

Komunikasi ke bawah bisa dalam bentuk surat edaran atau surat atau memo atau E-mail, dll.

Baca juga mengenai komnunikasi eksternal.

Sambung ke halaman 2 untuk membaca manfaat komunikasi internal.


Share

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.