Pengertian Laporan Laba Rugi Adalah

LAPORAN laba rugi menjadi bagian terpenting menggambarkan performa perusahaan untuk periode waktu tertentu.



Apa itu Laporan Laba Rugi?

Laporan laba rugi (income statement) adalah salah satu dari tiga laporan keuangan penting yang digunakan untuk melaporkan kinerja keuangan perusahaan selama periode akuntansi tertentu, dengan dua laporan utama lainnya adalah neraca (Laporan Posisi Keuangan) dan laporan arus kas.

Laporan laba rugi juga dikenal sebagai laporan pendapatan dan biaya, laporan laba rugi terutama berfokus pada pendapatan dan pengeluaran perusahaan selama periode tertentu.

Penjelasan Kunci

  • Laporan laba rugi adalah salah satu dari tiga (bersama dengan neraca dan laporan arus kas) laporan keuangan utama yang melaporkan kinerja keuangan perusahaan selama periode akuntansi tertentu.
  • Laba Bersih = (Total Pendapatan + Keuntungan) – (Total Biaya + Kerugian)
  • Total pendapatan adalah jumlah dari pendapatan operasional dan non-operasional, sedangkan total biaya termasuk yang dikeluarkan oleh kegiatan primer dan sekunder.
  • Penghasilan bukan penerimaan. Penghasilan diperoleh dan dilaporkan pada laporan laba rugi. Penerimaan (uang tunai diterima atau dibayarkan) tidak.
  • Laporan laba rugi memberikan wawasan berharga tentang operasi perusahaan, efisiensi manajemennya, sektor-sektor yang kinerjanya rendah dan kinerjanya relatif terhadap rekan-rekan industri.

Memahami Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah bagian penting dari laporan kinerja perusahaan yang harus diserahkan ke Bursa Efek jika si perusahaan ingin menjual saham, seperti yang ditetapkan direksi BEJ pada kep-306/bej/07-2004.

Sementara neraca memberikan gambaran keuangan perusahaan pada tanggal tertentu, laporan laba rugi melaporkan pendapatan melalui periode waktu tertentu dan judulnya menunjukkan durasi, yang dapat dibaca seperti berikut: “ Untuk tahun / kuartal (fiskal) yang berakhir 31 Desember, 2018. ”

Laporan laba rugi berfokus pada empat hal utama — pendapatan, pengeluaran, keuntungan, dan kerugian.

Laporan ini tidak membedakan antara penerimaan tunai dan non-tunai (penjualan tunai versus penjualan secara kredit) atau pembayaran / pengeluaran tunai versus non tunai (pembelian tunai versus pembelian secara kredit).

Dimulai dengan perincian penjualan, dan kemudian menghitung laba bersih dan akhirnya laba per saham (EPS). Pada dasarnya, laporan ini memberikan akun tentang bagaimana pendapatan bersih yang direalisasikan oleh perusahaan menjadi laba bersih (untung atau rugi).

Pendapatan dan Laba

Hal berikut ini termasuk dalam laporan laba rugi, meskipun formatnya dapat bervariasi tergantung pada persyaratan peraturan setempat, ruang lingkup bisnis yang beragam, dan kegiatan operasi terkait:

1. Pendapatan Operasional

Pendapatan yang direalisasikan melalui kegiatan utama perusahaan sering disebut sebagai pendapatan operasional.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.