Metode Komunikasi Bisnis Dan Fungsinya

Fungsi Komunikasi Bisnis

1. Mengkomunikasikan fungsi pekerjaan kepada karyawan: Menginformasikan tentang peran pekerjaan yang ditugaskan adalah fungsi kunci penting dari komunikasi bisnis.

Anggota tim memiliki kejelasan tentang tugas pekerjaan yang diharapkan dan bagaimana mereka dapat berkontribusi untuk mencapai tujuan organisasi dengan memenuhi fungsi pekerjaan mereka, mereka dapat berkontribusi lebih banyak untuk penyelesaian tugas yang diberikan. Dengan tidak adanya kejelasan peran, karyawan mungkin tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya seperti yang diharapkan.

ADVERTISEMENT

2. Memberikan umpan balik yang memadai: Memberikan umpan balik yang tepat waktu dan akurat kepada karyawan dan pelanggan juga merupakan fungsi penting dari komunikasi bisnis.

Kinerja karyawan dapat ditingkatkan dengan memberikan umpan balik secara berkala kepada mereka terkait kinerja dan kompetensi mereka. Ini membantu mereka untuk memahami keahlian mereka saat ini, kekuatan dan juga mereka dapat mengisi celah apa pun jika ada kekurangan keterampilan yang dibutuhkan.

Umpan balik rutin dari pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya pada produk dan layanan bisnis memfasilitasi peningkatan dalam proses dan kualitas produksi.

Komunikasi informatif yang berbeda terletak pada organisasi seperti deskripsi pekerjaan, target yang ditetapkan untuk dicapai, manajemen kinerja, dll.

3. Meyakinkan klien: Komunikasi bisnis juga sering digunakan untuk meyakinkan calon pelanggan, klien dan mitra bisnis untuk menyelesaikan kesepakatan bisnis atau transaksi.

Jenis komunikasi ini dapat dalam bentuk lisan dan tertulis seperti Petugas Penjualan dapat meyakinkan klien melalui panggilan telepon atau dalam bentuk tertulis yaitu menyediakan iklan massal di majalah atau surat kabar untuk peluncuran produk baru atau penawaran menarik pada produk yang sudah ada.

ADVERTISEMENT

Baik kredibilitas dan emosi merupakan elemen penting dari fungsi komunikasi ini. Selain itu, jenis komunikasi ini dapat dimanfaatkan dalam kegiatan PR (public relations) dan untuk membangun brand image organisasi.

4. Motivasi karyawan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik: Komunikasi dalam bisnis digunakan dalam bentuk strategis untuk meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan karyawan terkait dengan aktivitas sehari-hari dan untuk tujuan jangka panjang terkait bisnis.

Seperti jika bonus atau insentif berbasis kinerja dikomunikasikan di antara karyawan secara efektif, maka hal itu memotivasi karyawan untuk berkontribusi pada pertumbuhan organisasi secara lebih efisien dan mereka dapat mencapai harapan kerja mereka secara tepat waktu.

5. Membangun ikatan sosial: Komunikasi memiliki peran penting dalam mendukung karyawan untuk membangun lingkaran atau ikatan sosial.

ADVERTISEMENT

Beberapa organisasi memiliki budaya atau lingkungan kerja terbuka di mana karyawan dari semua tingkatan dapat berkomunikasi satu sama lain dan atasan mereka dengan bebas.

Organisasi lain lebih suka mengikuti hierarki atau rantai komando dalam komunikasi.

Ketika karyawan memiliki ikatan sosial dengan orang-orang yang bekerja dengan mereka seperti rekan kerja, supervisor, klien, dll., Maka efisiensi kerja mereka meningkat seiring dengan peningkatan semangat tim.

Baca juga tentang komunikasi internal


Share

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.