4 Modal Dalam Ilmu Ekonomi – Ciri, Jenis dan Fungsinya

Setiap kali kita memulai diskusi tentang ekonomi, beberapa istilah langsung muncul di benak kita. Modal adalah salah satu istilah tersebut.

Kita menggunakan istilah modal begitu sering dalam ekonomi dan dijelaskan kepada kita tentang pentingnya modal untuk bisnis.

Definisi umum Modal adalah istilah untuk aset keuangan suatu bisnis. Kita juga sering mengidentifikasikan modal untuk uang tetapi itu tidak berarti bahwa modal hanyalah uang.

Aset modal terutama aset bisnis yang dapat ditemukan di bagian neraca saat ini atau jangka panjang. Aset ini dapat mencakup kas, setara kas, surat berharga, infrastruktur, gedung, fasilitas penyimpanan.

Oleh karena itu kita dapat menentukan bahwa modal mencakup berbagai aset keuangan. Tiga jenis modal yang berbeda umumnya dibahas dalam ilmu ekonomi.

Di blog ini, kita akan membahas semua tentang modal. Kita juga akan melihat empat jenis modal yang berbeda. Dan di blog ini, kita bedakan modal dan uang yang sering membingungkan orang.

Apa itu Modal ?

Ekonom yang berbeda telah mendefinisikan Modal secara berbeda.

Modal diperhitungkan sebagai barang yang digunakan saat ini dan barang yang dapat digunakan di masa depan untuk memenuhi kebutuhan bisnis.

Modal juga disebut sebagai semua barang buatan manusia yang digunakan dalam memproduksi produk jadi lebih lanjut. Berkaca pada hal ini, kita juga dapat menyebut modal sebagai sumber produksi buatan manusia.

Segala sesuatu mulai dari mesin, segala macam alat dan perlengkapan, bangunan, hingga transportasi, teknologi komunikasi, dan bahan baku termasuk dalam modal.

Modal memiliki sejumlah arti yang terkait dalam ekonomi, keuangan, dan akuntansi. Dalam keuangan dan akuntansi, modal umumnya disebut sebagai kekayaan finansial terutama yang diperlukan untuk memulai bisnis.

Modal dalam ilmu ekonomi mencakup aset berwujud seperti mesin dan peralatan yang digunakan untuk memproduksi barang. Modal sering didefinisikan sebagai kekayaan atau kekuatan finansial individu atau perusahaan. Sementara mengacu pada modal dalam ilmu ekonomi, istilah ini menyiratkan faktor-faktor produksi yang diadopsi untuk menciptakan barang-barang yang bukan merupakan bagian dari proses produksi itu sendiri.

“Modal terdiri dari semua barang, yang ada pada saat ini yang dapat digunakan dengan cara apa pun, untuk memenuhi keinginan selama tahun-tahun berikutnya”.

-Sir John Richard Hicks, Ekonom Inggris

Berkaca pada perspektif Hick, dapat dikatakan bahwa modal adalah segala sesuatu yang memenuhi kebutuhan manusia. Ini juga berarti bahwa baik barang konsumsi maupun barang produksi dapat disebut sebagai barang modal karena keduanya memenuhi kebutuhan manusia.

Padahal jika kita melihatnya dari perspektif faktual, itu tidak mungkin benar. Ini karena barang-barang konsumsi dikonsumsi dalam sekali pakai dan tidak digunakan dalam produksi kekayaan lebih lanjut.

Beberapa definisi Modal dan Barang Modal yang lebih disorot antara lain:

“Modal adalah alat produksi yang diproduksi”

-Eugen von Böhm-Bawerk, ekonom Austria

“Barang modal adalah barang produksi yang dapat digunakan sebagai faktor input untuk produksi selanjutnya.”

-PROF. Paul Samuelson, Ekonom Amerika

ADVERTISEMENT

Berdasarkan dari semua definisi ini, kita dapat mengatakan bahwa:

  • Modal mencakup semua jenis barang (barang atau komoditas) yang digunakan untuk produksi lebih lanjut guna mendapatkan lebih banyak barang, modal adalah mesin, peralatan, bangunan pabrik, peralatan transportasi, dll.
  • Modal merupakan hasil usaha manusia yang dilakukan terhadap sumber daya alam di masa lalu. Seperti yang disarankan oleh CAIRNCROSS, saham, obligasi pemerintah, surat berharga, dll., juga termasuk dalam ‘modal’ karena semua ini menghasilkan pendapatan bagi investor.

Baca juga barang konsumsi dan barang modal.

10 Karakteristik Modal

Modal memiliki beberapa karakteristik penting yaitu sebagai berikut:

1. Modal adalah Faktor Pasif

Modal adalah faktor produksi pasif. Hal ini terjadi karena modal tidak efektif tanpa kerjasama tenaga kerja.

Sebuah bisnis tidak bisa beroperasi hanya dengan modal. Mereka perlu berinvestasi sama dalam tenaga kerja dan tanah.

2. Modal adalah Buatan Manusia

Modal adalah sesuatu yang dibuat oleh manusia. Produksi dan pasokannya dikendalikan oleh upaya manusia.

John Stuart Mill mengatakan, modal adalah “produk akumulasi dari kerja masa lalu yang ditujukan untuk produksi kekayaan masa depan”. Ini berarti bahwa modal dihasilkan ketika tenaga kerja manusia diterapkan pada sumber daya alam.

3. Modal Tidak Tergantikan

Modal bukanlah faktor produksi yang sangat diperlukan seperti tenaga kerja dan tanah. Ini berarti bahwa produksi dapat dimungkinkan bahkan tanpa modal.

4. Modal memiliki mobilitas yang tinggi

Di antara semua faktor produksi, Modal memiliki mobilitas tertinggi. Tanah tidak bergerak dan tenaga kerja memiliki mobilitas paling rendah, sedangkan modal memiliki ‘mobilitas tempat’ dan ‘mobilitas pekerjaan’.

5. Modal itu Elastis

Elastisitas modal yang tinggi ketika kita berbicara tentang pasokan. Pasokannya dapat disesuaikan dengan cepat dan mudah tergantung pada permintaan.

Di sisi lain, persediaan tanah adalah tetap dan penawaran tenaga kerja tidak dapat ditambah atau dikurangi dengan cepat.

6. Modal Terdepresiasi

Modal terdepresiasi dari waktu ke waktu. Misalnya, jika mesin digunakan berulang kali, efisiensinya turun dan mungkin tidak cocok untuk digunakan lebih lanjut karena penyusutan.

7. Modal Produktif

Modal membantu dalam meningkatkan produksi. Ketika tenaga kerja diberikan modal yang cukup, itu secara efektif meningkatkan produksi. Lebih banyak modal mengarah pada efisiensi yang lebih baik dan peningkatan produktivitas.

8. Modal Bersifat Sementara

Modal bersifat sementara. Itu tidak bisa bertahan selamanya. Oleh karena itu, Modal perlu direproduksi dan diisi ulang dari waktu ke waktu. Hal ini menjadikan modal sebagai aset jangka pendek.

9. Modal Itu Prospektif

Modal dianggap sangat prospektif karena akumulasi modal menghasilkan pendapatan. Semakin banyak kita berinvestasi dalam akumulasi modal, semakin besar kemungkinannya memberikan bantuan kepada bisnis saat dibutuhkan.

10. Modal ditarik kembali sebagai Tabungan Masa Lalu

Barang modal menjadi tabungan ketika produksi melebihi konsumsi.

Misalnya, ketika seorang petani tidak mengkonsumsi atau menjual sebagian dari hasil panennya, itu dapat digunakan sebagai benih di masa depan.

4 Jenis Modal

Empat jenis Modal dijelaskan di bawah ini.


Share
Trending di Ilmu Ekonomi

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.