Apa Itu Pangsa Pasar? Pengertian, Rumus Menghitung Nilai Dan Volume Pasar

Pangsa pasar adalah proporsi dari total penjualan yang diklaim perusahaan di pasar tertentu selama periode tertentu, yaitu ukuran bisnis relatif terhadap ukuran industri.

ADVERTISEMENT

Total penjualan dapat diukur dengan volume (unit share) penjualan atau nilai (bagi hasil) penjualan.

Manajer pemasaran cenderung mengikuti kedua ukuran, yaitu volume penjualan dan nilai penjualan, dengan cermat.

Sebuah survei terhadap hampir 200 manajer pemasaran senior menemukan bahwa 67% menganggap metrik ‘bagi hasil (nilai)’ sangat berguna, sementara 61% menganggap ‘bagian unit (volume)’ sangat berguna. Keduanya berguna.

Bagian tersebut mungkin merupakan ukuran persentase dari total penjualan di suatu kota, wilayah, negara, atau benua. Ini mungkin juga merupakan persentase pangsa pasar global.

Menghitung pangsa pasar – volume atau nilai penjualan

Rumus perhitungan pangsa pasar

Pangsa pasar atau market share dalam bahasa Inggris adalah persentase pasar (didefinisikan dalam istilah unit atau pendapatan) yang dicatat oleh entitas tertentu.

ADVERTISEMENT

Pangsa Pasar Unit (%) = Penjualan Unit (#) / Total Penjualan Unit Pasar (#)

Pendapatan Pangsa Pasar (%) = Pendapatan Penjualan (Rp) / Total Pendapatan Pasar (Rp)

Pemasar harus mampu menerjemahkan target penjualan menjadi pangsa pasar karena ini akan menunjukkan apakah perkiraan akan dicapai dengan tumbuh bersama pasar atau dengan merebut pangsa pasar dari pesaing. Yang terakhir ini hampir selalu lebih sulit untuk dicapai.

Pangsa pasar dipantau secara ketat untuk melihat tanda-tanda perubahan dalam lanskap kompetitif, dan sering kali mendorong tindakan strategis atau taktis.

1. Contoh menghitung porsi pangsa pasar berdasarkan volume

Jika PT. ABCD berhasil menjual 100.000 laptop di Bandung pada tahun 2014, dan seluruh pasar di Jawa Barat untuk tahun yang sama adalah adalah 1.000.000 laptop. Karenanya berdasarkan jumlah laptop yang ada di pangsa pasar Jawa Barat dan yang berhasil di jual PT.  ABCD, maka PT. ABCD memiliki pangsa pasar berdasarkan volume (pangsa pasar unit) sebesar 10%.

Pangsa Pasar Unit = Jumlah Unit yang Dijual oleh Perusahaan ÷ Jumlah Unit di Seluruh Pasar x 100
(100.000 ÷ 1.000.000 x 100 = 10%).

2. Contoh menghitung porsi pangsa pasar berdasarkan nilai penjualan

Jika PT ABCD menjual laptop senilai Rp 5 Miliar di Bandung pada tahun 2014, dan seluruh pasar di kota untuk tahun tersebut adalah Rp 100 Miliar, pangsa pasarnya berdasarkan nilai penjualan (pangsa pasar pendapatan) adalah 5%.

Pangsa Pasar Pendapatan = Nilai Total Penjualan Perusahaan ÷ Nilai Total Pasar x 100
(5.000.000.000 ÷ 100.000.000.000 x 100 = 5%)

Meskipun angka penjualan perusahaan sendiri mudah diperoleh, mendapatkan total penjualan pasar tidaklah mudah. Umumnya, informasi ini tersedia dari firma riset pasar dan asosiasi perdagangan.

Manajer dengan hati-hati memantau pangsa pasar perusahaan (atau produk) mereka karena itu mungkin merupakan tanda daya saing relatif perusahaan.

Jika penjualan tumbuh pada tingkat yang sama dengan pasar keseluruhan, pangsa pasar tetap konstan. Jika pertumbuhannya melebihi laju ekspansi pasar, pangsa pasarnya semakin besar.

Video penjelasan tentang pangsa pasar dan rumus menghitung unit dan nilai penjualan pangsa pasar

Lanjut ke halaman 2.


Share

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.