Pengertian Bailout Dan Contoh

Photo of author


Sebuah bailout organisasi atau individu yang memiliki masalah keuangan adalah tindakan membantu mereka dengan memberi mereka uang.

Bailout adalah istilah keuangan yang mengacu pada tindakan luar biasa untuk meminjamkan, atau memberikan langsung, modal kepada suatu entitas (perusahaan, bank, individu, dll.) yang berada dalam bahaya kegagalan karena kebangkrutan atau kejatuhan hancur. 

Sebuah bailout juga dapat diberikan kepada entitas yang gagal untuk memungkinkannya keluar dengan anggun tanpa menyebabkan penularan.

Pengertian Apa Itu Bailout (Dana Talangan)?

Di bidang keuangan, bailout atau dana talangan adalah tindakan memberikan modal keuangan kepada perusahaan yang hampir bangkrut.

Tujuan bailout adalah untuk mencegah perusahaan menjadi bangkrut. Kita juga bisa menggunakan istilah bailout digunakan juga untuk menyelamatkan negara yang sedang dalam masalah serius.

Terkadang motif di balik bailout atau dana talangan adalah keuntungan. Investor, misalnya, mungkin melihat peluang jika mereka membeli saham super murah dari bisnis yang gagal.

Namun, tujuannya mungkin filantropi. Para filantropis dapat menghidupkan kembali bisnis yang tidak menguntungkan dan kemudian mengubahnya menjadi organisasi nirlaba.

Pemerintah terkadang menyelamatkan bisnis yang gagal. Pemerintah akan melakukan intervensi, misalnya jika kegagalan perusahaan dapat merusak perekonomian nasional.

Apakah bailout dana talangan mendorong apa yang disebut bisnis ‘terlalu besar untuk gagal’ untuk terus mengambil risiko berlebihan?

Merriam-Webster memiliki definisi bailout sebagai berikut:

“Tindakan menyelamatkan atau menyelamatkan sesuatu (seperti bisnis) dari masalah uang.”

Baca juga.

Bailout (Dana Talangan) Demi Negara

Pemerintah menyelamatkan perusahaan karena pemerintah merasa bahwa perusahaan bangkrut itu ‘terlalu besar untuk gagal.’ Karena perusahaan-perusahaan itu menyediakan produk yang sangat penting bagi kesejahteraan umum masyarakat, kata para politisi. Oleh karena itu kita perlu menyelamatkan mereka.

Dengan kata lain, jika konsekuensi dari sebuah perusahaan yang bangkrut menyebabkan tekanan sosial, disitu adalah sinyal bagi pemerintah untuk campur tangan.

Secara historis pemerintah AS telah menyelamatkan perusahaan-perusahaan yang dianggap vital bagi perekonomian nasional. Faktanya, sebagian besar pemerintah secara global telah bertindak dengan cara yang sama.

Misalnya, beberapa perusahaan yang mengangkut orang dan barang seperti maskapai penerbangan tidak boleh bangkrut. Jika maskapai besar bangkrut, efeknya pada kehidupan masyarakat akan signifikan, kata pemerintah.

Oleh karena itu, pemerintah sering memilih untuk turun tangan dan membantu bisnis ini agar bertahan melalui subsidi dan pinjaman berbunga rendah.

Di atas segalanya, dalam kasus seperti itu, bailout atau dana talangan sebenarnya untuk melindungi negara dan bukan perusahaan.


Share

Artikel Terkait

Trending di Ilmu Ekonomi

Terbaru

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.