Inilah Perbedaan Mencolok Dividen Dan Capital Gain, Yuk Dipelajari!

Semua perusahaan yang berkinerja baik memberi penghargaan kepada pemegang saham atau investor mereka dengan membayar dividen secara teratur.

Oleh karena itu, dividen adalah bagian dari keuntungan yang diputuskan perusahaan untuk dibagikan kepada pemegang sahamnya secara teratur.

Direksi perusahaan memutuskan jumlah dan frekuensi dividen yang akan dibagikan. Dan terkadang juga kelayakan kategori pemegang saham.

Dividen adalah semacam hadiah bagi pemegang saham karena percaya pada perusahaan dan menginvestasikan uang mereka di dalamnya.

Sedangkan capital gain atau keuntungan modal adalah keuntungan yang diperoleh investor ketika dia menjual investasi pada harga yang lebih tinggi daripada harga saat dia membelinya.

Oleh karena itu, capital gain adalah selisih antara nilai realisasi dan harga beli saham tersebut. Baik dividen dan keuntungan modal menghasilkan penciptaan pendapatan dan kekayaan bagi investor.

Dividen adalah pendapatan bagi pemegang saham yang kita ukur dalam hal hasil pada harga saham tertentu. Seorang pemegang saham menerimanya segera setelah perusahaan mengumumkan dan mendistribusikannya.

Tetapi dalam kasus capital gain, maka tetap merupakan keuntungan diatas kertas atau pengembalian dari aset. Keuntungan dari penjualan menjadi capital gain hanya setelah realisasi atau akrual dari jumlah penjualan.

Selain itu, tergantung pada periode kepemilikan aset, keuntungan modal bisa berupa jangka pendek atau jangka panjang.

Jika kita memegang aset untuk jangka waktu satu tahun atau lebih dan kemudian menjualnya. Kemudian keuntungan dari penjualan akan memenuhi syarat sebagai capital gain atau keuntungan modal jangka panjang. Tetapi jika aset tersebut dijual dalam waktu satu tahun setelah pembelian, keuntungan darinya akan memenuhi syarat sebagai keuntungan modal jangka pendek.

Baca juga Apa Itu Komunikasi Pemasaran, Tujuan, Jenis & Tips.

Dividen vs Keuntungan Modal: Perbedaan Utama

Sekarang mari kita lihat perbedaan utama antara dividen vs capital gain / keuntungan modal.

Penjualan Aset Dasar

Transaksi penjualan aset / saham adalah perbedaan paling kritis dan penting antara kedua bentuk pendapatan ini. Dalam hal dividen, kita tidak harus menjual aset dasar atau saham untuk mendapatkan keuntungan.

Karena perusahaan mengumumkan dividen secara berkala sesuai dengan keuntungan mereka pada saat itu. Siapapun yang memegang saham sebelum tanggal pengumuman / tanggal pencatatan dividen berhak untuk mendapatkannya.

ADVERTISEMENT

Namun, dalam kasus capital gain, transaksi penjualan aset atau saham adalah suatu keharusan. Seseorang harus menjual aset dasar dan mendapatkan uangnya. Karena, selisih antara harga jual dan harga beli itulah yang akan menjadi capital gain, tetapi hanya setelah penjualan yang sebenarnya terjadi.

Misalnya, jika kita memegang saham dengan harga Rp 1.4 juta hari ini, dan kita membelinya seharga Rp 1.2 juta, selisih antara kedua harga tersebut adalah Rp 20o ribu. Selisi ini akan menjadi capital gain / keuntungan modal kita, namun hanya setelah kita benar-benar menjual saham.

Jika harga saat ini turun menjadi Rp 1,3 juta, keuntungan modal prospektif atau nosional kita berkurang menjadi Rp 100 ribu saja.

Baca juga Pengertian Aset Dan Jenis Aset.

Sifat Pendapatan

Dividen adalah bagian dari keuntungan perusahaan yang diputuskan oleh Dewan Direksi untuk diberikan kepada pemegang sahamnya.

Biasanya persentase kecil dari keuntungan, dan sisanya disimpan oleh perusahaan itu sendiri untuk memenuhi kebutuhan internal dan pendanaan proyek pengembangannya atau bisa disebut laba ditahan (retained earning).

Tetapi capital gain adalah keuntungan yang diperoleh investor setelah menjual aset atau investasinya. Dan itu bukan bagian dari nilai realisasi atau tidak ada yang dipertahankan dari ini untuk kebutuhan atau pertumbuhan perusahaan di masa depan, namun seluruh hasil penjualan + keuntungan jatuh kepada si investor.

Jumlah Penerima Manfaat

Dalam hal pembagian dividen oleh suatu perusahaan, jumlah penerima manfaat yang menerima dividen sangat banyak. Jumlahnya bisa jutaan, tergantung pada jumlah pemegang saham dari kategori yang memenuhi syarat dengan perusahaan.

Namun dalam kasus capital gain, jumlah penerima manfaat akan dibatasi hanya untuk pemilik sendiri atau pemilik bersama, jika aset tersebut dimiliki bersama.

Perpajakan

Ada tarif pajak tetap untuk pendapatan dividen. Tetapi tidak selalu demikian dalam kasus capital gain, karena tarif pajak berbeda untuk capital gain / keuntungan modal jangka pendek dan jangka panjang (Silahkan menuju situs Kemenkeu.go.id untuk info lebih lanjut).

Frekuensi

Seorang investor dapat memperoleh pendapatan dividen beberapa kali, saat dan ketika perusahaan memutuskan untuk mendistribusikannya. Juga, tidak ada hukum atau paksaan bagi perusahaan untuk mengumumkan dan membagikan dividen kepada pemegang saham mereka.

Terserah Dewan Direksi untuk memutuskan apakah mereka ingin mengumumkan dividen atau tidak. Jadi frekuensinya tidak dijamin.


Share
Trending di Investasi

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.