Perbedaan Kuota Dan Tarif Impor

Photo of author


Pemerintah dari berbagai negara harus campur tangan dalam bidang perdagangan internasional baik untuk alasan ekonomi maupun non-ekonomi.

Intervensi semacam itu disebut ‘proteksi’ atau ‘perlindungan’. Proteksi adalah kebijakan pemerintah yang sesuai dengan perlindungan terhadap industri dalam negeri terhadap persaingan asing.

Ada berbagai instrumen atau metode perlindungan yang bertujuan untuk meningkatkan ekspor atau mengurangi impor. Di sini kita prihatin dengan metode-metode yang membatasi impor.

Ada berbagai metode proteksi. Metode proteksi yang paling penting adalah tarif dan kuota impor. Tarif adalah pajak atas impor. Hal ini biasanya dikenakan oleh pemerintah pada impor komoditas tertentu. Di sisi lain, kuota adalah batas kuantitas. Ini membatasi impor komoditas secara fisik. Ini menentukan jumlah maksimum yang dapat diimpor selama periode waktu tertentu.

Sekarang kita dapat membuat perbandingan antara tarif dan kuota dalam hal keseimbangan parsial atau pendekatan permintaan-penawaran. Gambar 5.3 mengilustrasikan pengaruh tarif. Kurva penawaran dalam negeri diwakili oleh S D sedangkan kurva permintaan diberikan oleh D d.

Kurva Iwo ini saling berpotongan di titik N. Dan harga yang ditentukan tersebut dikenal dengan harga autarki atau harga pra-perdagangan (P T ). Jika perdagangan bebas, harga internasional yang berlaku diasumsikan PW. Pada harga internasional P W, suatu negara memproduksi OA tetapi mengkonsumsi OB dan oleh karena itu, negara tersebut mengimpor AB.


Share

Artikel Terkait

Trending di Ilmu Ekonomi

Terbaru

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.