Perusahaan Go Public (TBK) Adalah: Pengertian, Keuntungan, Kerugian Dan Syarat

Mengapa Perusahaan Butuh Lebih Banyak Uang?

Perusahaan mungkin menbutuhkan lebih banyak uang karena mereka perlu mengumpulkan dana, guna melakukan investasi atau inovasi baru dan / atau ingin mengerjakan proyek baru.

ADVERTISEMENT

Misalnya, perusahaan A bernilai Rp 1 miliar dan ingin menghasilkan Rp 500 juta.

Jika merilis IPO 1.000.000 saham dengan harga Rp 500 /lembar saham maka si perusahaan akan menghasilkan uang yang diharapkan.

Keuntungan dari Go Public

  • Basis modal untuk perusahaan diperkuat yang membuatnya lebih mudah untuk membeli dan ekspansi.
  • Perusahaan mendapatkan uang yang tidak perlu dibayar kembali sehingga meningkatkan keuangannya.
  • Perusahaan go public memiliki akses ke sejumlah besar uang investasi yang membantu mendanai ekspansi di masa depan.
  • Perusahaan menjadi lebih dikenal oleh konsumen, yang dapat menarik talenta terbaik.
  • Saham perusahaan dapat digunakan untuk membiayai pembelian lain (sebagian dari harga dapat dibayar dengan saham).
  • Opsi saham dapat ditawarkan kepada karyawan sebagai cara yang bagus untuk memberi kompensasi kepada mereka.
  • Karena perusahaan berada di mata publik setiap hari, maka perusahaan akan terus disorot, sehingga menjadi iklan gratis.
  • Visibilitas dan prestise meningkat.
  • Pemegang saham dapat menggunakan sahamnya sebagai jaminan pinjaman.
  • Saham yang diperdagangkan secara publik biasanya diperdagangkan dengan harga yang lebih tinggi daripada yang tidak diperdagangkan secara publik.
  • Pemegang saham dapat mendiversifikasi portofolionya karena saham perusahaan mereka dapat dipasarkan.
  • Manajemen di perusahaan publik biasanya dibayar pada level yang lebih tinggi daripada di perusahaan swasta.
  • Jika manajemen ingin mengubah posisi, resume mereka ditingkatkan dengan menjadi manajer di perusahaan publik.

Baca juga perbedaan pengusaha dan manajer.

Kerugian dari Go Public

  • Manajemen perusahaan kurang memiliki kebebasan untuk membuat keputusan karena mereka harus mendapatkan persetujuan pemegang saham mayoritas untuk masalah tertentu.
  • Para pemegang saham melihat harga saham, keuntungan dan dividen sebagai cara mereka menilai manajemen, yang dapat mengubah strategi mereka dari jangka panjang menjadi jangka pendek untuk memuaskan pemegang saham sebagai stakeholder.
  • Penawaran umum perdana (IPO) mahal berkat biaya hukum, akuntansi dan pendaftaran serta biaya penjamin emiten.
  • IDX mengharuskan perusahaan publik untuk terus menerus mengungkapkan informasi sensitif seperti keuangan dan kompensasi.
  • Laporan keuangan harus diaudit secara teratur oleh perusahaan publik.
  • Ada biaya untuk membuat laporan dan pernyataan yang harus diajukan ke agensi dan didistribusikan kepada pemegang saham.
  • Manajemen harus menghabiskan banyak waktu membuat laporan untuk agensi alih-alih berkonsentrasi pada operasi perusahaan.
  • Sistem akuntansi dan manajemen harus ditingkatkan secara berkala.
  • Jika investor atau sekelompok investor mengambil kendali mayoritas, manajemen dapat dipecat dari posisinya.
  • Informasi tidak lagi bersifat pribadi. Segala sesuatu yang dilakukan bisnis akan menjadi publik yang bagus ketika hal-hal baik terjadi dan tidak begitu baik ketika perusahaan ingin menyembunyikan sesuatu.
  • Merilis IPO bukanlah hal yang murah untuk dilakukan.

Share

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.