Piutang Usaha vs. Hutang Usaha: Apa Bedanya?

Photo of author


Piutang dan hutang adalah dua sisi mata uang dari arus kas yang sama. Di satu sisi, piutang Anda adalah aset lancar di neraca Anda karena itu adalah uang yang akan segera Anda terima dari pelanggan atau klien.

Di sisi lain, hutang usaha Anda adalah kewajiban jangka pendek di neraca Anda karena itu adalah uang yang Anda berutang kepada vendor dan kreditur.

Ketika kedua sisi hutang dan piutang Anda dikelola dengan baik, arus kas Anda sehat dan bisnis Anda memiliki ruang yang dibutuhkan untuk tumbuh.

Teruslah membaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang perbedaan antara hutang usaha dan piutang usaha — dan bagaimana kedua proses tersebut dapat membantu Anda mengembangkan bisnis Anda.

Daftar Isi

  • Apa itu piutang?
  • Apa itu hutang dagang?
  • Apa perbedaan antara piutang dan hutang usaha?
  • Mengapa piutang dan hutang dagang penting?
  • Apa yang umum antara piutang dan utang usaha?
  • Apa saja contoh piutang?
  • Apa saja contoh hutang dagang?
  • Bagaimana mengelola hutang dan piutang

Apa Itu Piutang?

Piutang usaha adalah saldo terutang kepada perusahaan Anda untuk setiap barang atau jasa yang Anda berikan kepada pelanggan secara kredit. Total piutang Anda adalah jumlah faktur yang dikirim ke klien.

Di neraca Anda, piutang terdaftar sebagai aset karena itu adalah uang yang akan dimiliki perusahaan Anda di bank dalam jangka waktu tertentu, tergantung pada persyaratan pembayaran Anda dengan pelanggan.

Jika perusahaan Anda tidak dapat menagih beberapa piutang, jumlah itu menjadi apa yang disebut “utang macet”. Anda pada akhirnya dapat menggunakan tren utang buruk untuk mengantisipasi “tunjangan piutang tak tertagih” di buku besar Anda dan merencanakan strategi keuangan perusahaan Anda dengan lebih baik.

 

Apa Itu Hutang Dagang?

Hutang usaha adalah jumlah hutang perusahaan Anda kepada vendor atau kreditur. Total hutang usaha Anda adalah jumlah hutang jangka pendek Anda kepada kreditur dan faktur yang Anda terima dari pemasok yang telah menyediakan barang atau jasa kepada perusahaan Anda.

Di neraca Anda, hutang usaha terdaftar sebagai kewajiban karena uang itu akan segera mengalir keluar dari bisnis Anda dalam jangka waktu tertentu, tergantung pada persyaratan pembayaran Anda dengan kreditur dan vendor.

Beberapa perusahaan memilih untuk melakukan pembayaran hutang dagang mereka sedekat mungkin dengan tanggal jatuh tempo untuk mengelola arus kas dengan lebih baik.


Share

Artikel Terkait

Trending di Akuntansi

Terbaru

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.