Apa Itu Segmentasi Pelanggan: Pengertian, Jenis, Manfaat & Contoh

Photo of author


Pernahkah Anda terpikir mengapa perusahaan dan bisnis memberikan penawaran kepada pelanggan setia atau pelanggan baru? Itulah semua urusan yang termasuk dalam segmentasi pelanggan atau costumer segmentation.

Jika bisnis atau perusahaan besar atau bahkan yang memiliki basis pelanggan yang rendah, maka akan sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan dan persyaratan diinginkan semua pelanggan. Bahkan untuk mendekati database pelanggan yang lebih sedikit dan membuat mereka terhubung ke perusahaan juga sulit. Oleh karena itu, perusahaan menggunakan strategi segmentasi pelanggan.

Pengertian Apa itu Segmentasi Pelanggan?

Segmentasi pelanggan adalah konsep memecah pasar pelanggan menjadi segmen yang lebih kecil berdasarkan kesamaan karakteristik mereka seperti usia, pilihan, preferensi, jenis kelamin, atau tingkat pendidikan.

Tujuan membagi pasar sasaran menjadi bagian-bagian yang lebih kecil adalah; bahwa pasar pelanggan akan menjadi mudah dikelola. Berikut adalah beberapa tujuan lainnya;

  • Anda dapat lebih memahami kebutuhan dan persyaratan pelanggan dan menjalin hubungan dengan mereka.
  • Akan lebih mudah untuk mengenali pelanggan setia.
  • Anda dapat mengenali berbagai peluang seperti up-selling dan cross-selling.
  • Anda dapat membuat strategi pasar dan basis pelanggan yang lebih baik, akibatnya keuntungan perusahaan akan meningkat.

Jenis Segmentasi Pelanggan

Ketika kita berbicara tentang segmentasi pelanggan atau membagi pasar pelanggan menjadi beberapa grup terpisah, berikut adalah beberapa jenis grup untuk segmentasi pelanggan berikut.

1. Segmentasi Demografis (Demographic Segmentation)

Dalam segmentasi demografis, perusahaan dapat membagi pasar berdasarkan usia pelanggan, jenis kelamin, menikah, lajang, status sosial, pendapatan, preferensi, dan tingkat pendidikan.

Perusahaan akan menawarkan produk yang berbeda kepada pelanggan yang berbeda, berdasarkan segmentasi demografis seperti; berbeda produk untuk remaja, lajang +25 lajang muda, +40 pria dan wanita paruh baya usia menengah, dan +60 lansia. Ketika Anda menawarkan produk yang berbeda ke segmen pasar yang berbeda, maka akan lebih mudah bagi perusahaan untuk melacak semua pelanggan.

2. Segmentasi Geografis (Geographic Segmentation)

Dalam segmentasi geografis, perusahaan membagi target pasar berdasarkan lokasi geografis pelanggan. Orang yang tinggal di lokasi berbeda memiliki kebutuhan dan persyaratan yang berbeda.

Misalnya, Anda tidak dapat menawarkan pakaian dan sepatu musim panas kepada pelanggan di kawasan dingin dan sebaliknya, karena menawarkan produk semacam itu akan sia-sia.

3. Segmentasi Perilaku (Behavioral Segmentation)

Dalam segmentasi perilaku, perusahaan membagi pasar berdasarkan sikap, kemiripan, ketidaksukaan, pola belanja dan pengetahuan pelanggan.


Share

Artikel Terkait

Trending di Pemasaran

Terbaru

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.