6 Tips Membeli Polis Asuransi Jiwa Agar Tidak Salah Pilih

Artikel ini akan membimbing anda — melalui enam langkah umum — ketika ingin membeli sebuah produk asuransi jiwa.

Mengetahui apa yang akan hadapi, akan membuat segalanya lebih sederhana dan tidak menakutkan untuk membeli sebuah produk asuransi jiwa.

ADVERTISEMENT

Membeli asuransi jiwa bisa menakutkan! Anda akan melihat opsi tanpa akhir dalam panduan asuransi apa pun yang dapat memusingkan.

Selain itu, Anda akan dipaksa untuk memikirkan kematian Anda sendiri selama proses evaluasi yang, seperti yang dapat Anda bayangkan, tidak pernah menyenangkan.

Karena proses ini dapat menyebabkan stres tinggi, Anda harus siap dan siap untuk melewatinya secara efisien dan efektif tanpa membuat kesalahan.

Setelah Anda membeli polis asuransi jiwa yang tepat, Anda akan merasa jauh lebih baik tentang situasi Anda saat ini, serta keamanan finansial keluarga Anda jika Anda meninggal.

Bagaimana cara membeli asuransi jiwa dalam 6 langkah

Selalu ada awal dalam segala sesuatu. Anda telah membulatkan tekad untuk membeli sebuah polis asuransi jiwa, dan ini baru pertama kalinya, kemungkinan besar kini anda tengah bertanya-tanya bagaimana memulainya.

Untungnya, segala hal yang tampaknya menakutkan dalam proses membeli polis asuransi, sebenarnya tidak jikalau anda membaca 6 langkah ini.

ADVERTISEMENT

Setiap orang memiliki situasi berbeda, namun 6 langkah ini merupakan proses umum yang ditemui saat membeli polis asuransi.

Langkah 1 — Tentukan tipe polis

Jangan bingung dengan perbedaan tipe polis asuransi jiwa. Karena pada dasarnya, ada dua tipe fundamental polis yakni: asuransi jiwa berjangka dan asuransi jiwa permanen.

Anda cukup melakukan riset secara online sejenak, maka anda akan memahami perbedaan mendasar dari keduanya, dan yang mana paling cocok untuk anda.

Selanjutnya, agen asuransi akan menjelaskan secara rinci dan produk apa yang mereka tawarkan untuk anda.

ADVERTISEMENT

Langkah 2 — Kalkulasikan berapa banyak produk asurnasi jiwa yang sebenarnya anda butuhkan

Contoh saja, andai kata anda meninggal besok, kira-kira berapa jumlah uang yang sebaiknya anda tinggalkan kepada orang-orang terkasih (Keluarga) untuk memenuhi kebutuhan cepat mereka?

Faktanya adalah, ketika anda meninggal, maka begitupun gaji akan berhenti. Disinilah diperlukan pengganti gaji anda sebagai penghasilan rutin untuk keluarga.

Misalkan penghasilan anda setahun adalah Rp 120.000.000, inilah jumlah yang perlu anda tekankan dikepala.

Selanjutnya, hingga beberapa tahun kedepan kira-kira keluarga anda akan membutuhkan uang sejumlah itu? Dan tambahkan dengan jumlah simpanan anda, kemudian kurangkan dengan hutang yang mungkin anda miliki.

Hasilnya dapat dijadikan acuan jumlah uang untuk membeli produk asuransi jiwa yang anda butuhkan.

Langkah 3 — Periksa keungan anda / budget

Perlu diketahui bahwa asuransi jiwa merupakan komitmen seumur hidup atau jangka panjang. Tentunya anda tidak ingin polis anda hangus (batal / lapse) karena tidak mampu bayar premi dikemudian hari.

Oleh karenanya fahami dulu jumlah premi yang anda bayarkan dan sesuaikan dengan budget anda.

Berkonsultasilah dengan agen asuransi, mereka akan membantu anda mendesain rancangan yang seakomodatif mungkin untuk anda.

Langkah 4 — Dapatkan Quote dari perusahaan asuransi terpercaya

Ketika berbelanja produk asuransi jiwa, pastikan anda membuat perbandingan, paling tiga mendapatkan tiga perbandingan dari tiga asuransi terpercaya.

Anda dapat meluangkan waktu di internet, mengunjungi situs-situs asuransi dan pelajari mereka tawarkan bersamaan dengan ilustrasinya.


Share

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.