Pengertian Total Quality Management (Manajemen Kualitas Total)

TQM (Total Quality Management) mengacu pada metode manajemen yang digunakan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas dalam organisasi bisnis.



Pengertian Apa itu Total Quality Management?

Total Quality Management atau Manajemen Kualitas Total (MKT) dalam bahasa Indonesia adalah usaha perusahaan untuk menghasilkan produk dan layanan terbaik guna meningkatkan kepuasaan pelanggan atau customer satisfaction.

Cara yang dilakukan Total Quality Manajemen adalah dengan melakukan pengawasan dan arahan terstruktur terhadap proses produksi dan aktivitas manufaktur guna menghindari terjadinya kesalahan hingga menemukan apabila keselahan benar-benar terjadi.

Selain menciptakan produk dan layanan terbaik untuk kepuasaan pelanggan, Total Quality Management, atau sering disingkat TQM, juga mampu merampingkan manajemen supply chain (rantai pasokan) dan mengarahkan para karyawan agar mampu mempercepat pelatihan agar berkerja lebih optimal.

Dari sini kita dapat melihat bahwa tujuan Total Quality Managemen atau dalam bahasa Indonesianya adalah Manajemen Kualitas Total adalah menjadikan semua pihak yang terlibat dalam proses produksi mampu menjaga kualitas produk dan layanan secara keseluruhan.  Karena itulah Total Quality Management termasuk dalam salah satu metode Quality Assurance (Jaminan Mutu).

Jadi definisi inti dari Total Quality Management (TQM) menggambarkan pendekatan manajerial untuk sukses jangka-panjang melalui tingkat kepuasan pelanggan.

Siapa pencetus Total Quality Management?

Total Quality Management dikembangkan oleh William Deming, seorang konsultan manajemen yang mampu membuat perubahan besar pada manufaktur Jepang.

Perbedaan antara Total Quality Management dan Six Sigma

Sekilas tidak ada perbedaan antara Total Quality Management dan Six Sigma karena sama-sama bertujuan meningkatkan kualitas produk,  namun keduanya berbeda. Perbedaan keduanya adalah pendekatan yang dilakukan dalam proses produksi, Total Quality Management menganggap bahwa kualitas merupakan faktor persyaratan internal perusahaan, sedangkan Six Sigma fokus pada peningkatan kualitas dengan meminimalisir bahkan meniadakan kecacatan.

Dan tujuan yang kedua konsep manajemen ini ingin capai adalah kualias produk yang terbaik.

Penjelasan Kunci

  • Total quality management adalah usaha mengoptimalkan proses produksi dengan memantau prosesnya, hingga menemukan dan menghilangkan kesalahan manufaktur.
  • Total Quality Management mampu merampinkan manajemen supply chain (rantai pasokan), mengoptimalkan layanan pelanggan dan terus memastikan agar karyawan yang terkait mendapatkan pelatihan.
  • Perhatian utama dari Total Quality Management adalah kualitas produksi perusahaan, didalamnya adalah barang atau jasa, dengan cara terus meningkatkan praktik internal perusahaan yang berkelanjutan.
  • Sedangkan tujuan total quality management memastikan setiap pihak yang bertanggung-jawab dan terlibat dalam proses produksi berkerja optimal guna menciptakan produk dan layanan terbaik dan tentunya memuaskan pelanggan.

Memahami Total Quality Management (Manajemen Kualitas Total)

Total quality management merupakan pendekatan tersusun dan terorganisir untuk keseluruhan manajemen perusahaan.

Setiap manajemen memiliki tujuan begitupun Total Quality Management, yakni bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk perusahaan berikut barang juga jasa, dengan cara meningkatkan proses dan aktivitas internal perusahaan secara berkelanjutan.

Total Quality Management memiliki sejumlah standar guna mendapati prioritas internal beserta standar industri perusahaan.

Standar industri dapat diterapkan pada semua tingkatan dan didalamnya terdapat kepaturahn terhadap undang-undang yang berlaku berserta peraturan yang mengikat operasi perusahaan.

Prinsip Utama Total Quality Management (Manajemen Kualitas Total)

Total Quality Management merupakan arahan yang fokus utamanya adalah kepuasaan pelanggan dengan tujuan mengoptimalkan operasi perusahaan secara terus-menerus.

Penekanan Total Quality Management adalah mengarahkan agar semua karyawan yang terkait proses produksi berkerja menuju tujuan bersama yang telah ditetapkan dan disepakati bersama, lagi-lagi tujuan akhirnya adalah menghasilkan produk dan layanan yang berkualitas, disaat yang sama peningkatan sistem dan prosedur produksi.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.