Transaksi Bisnis: Pengertian, Karakteristik, Jenis Transaksi Bisnis

Contoh Transaksi Bisnis

  1. Investasi tunai atau aset lain oleh pemilik.
  2. Penarikan uang tunai atau aset lain oleh pemilik, dan pembagian dividen.
  3. Meminjam uang tunai dari entitas lain untuk keperluan bisnis.
  4. Pembayaran pinjaman.
  5. Penjualan barang atau jasa (baik tunai atau kredit / rekening).
  6. Koleksi piutang dari pelanggan dan entitas lain.
  7. Akuisisi aset atau jasa (baik tunai atau kredit / rekening).
  8. Pembayaran hutang kepada pemasok atau entitas lain.
  9. Konsumsi atau kedaluwarsa aset (seperti penggunaan perlengkapan kantor dan kedaluwarsa asuransi, kedaluwarsa sewa, depresiasi peralatan, dll.)

Pengaruh Dua Kali Lipat pada Elemen Akuntansi

Setiap transaksi bisnis memiliki pengaruh dua kali lipat dalam elemen akuntansi. Unsur akuntansi adalah aset, kewajiban, dan modal. Efek dua kali lipat berarti bahwa untuk setiap nilai yang diterima, ada nilai yang sama yang diberikan.

ADVERTISEMENT

Transaksi Bisnis dan Persamaan Akuntansi

Efek dua kali lipat dari transaksi bisnis membuat persamaan akuntansi tetap seimbang. Aset harus selalu sama dengan kewajiban ditambah modal. Sebagai ilustrasi, berikut ini beberapa contoh.

TransaksiAktiva=Kewajiban+Modal
1. Investasi tunai pemilik+ Uang Tunai=T / A+sebagai Modal Pemilik
2. Meminjam uang tunai dari bank+ Uang Tunai=+ Hutang+T / A
3. Membeli peralatan dengan uang tunai+ Peralatan
– Uang Tunai
=T / A+T / A
4. Izin usaha berbayar– Tunai=T / A+– sebagai Beban
5. Air berbayar dan listrik yang digunakan– Tunai=T / A+– sebagai Beban
6. Meja yang dibeli, 50% uang tunai dan 50% secara kredit+ Furnitur
– Uang Tunai (50%)
=+ Hutang (50%)+T / A
7. Menerima uang tunai untuk layanan yang diberikan+ Uang Tunai=T / A+sebagai Pendapatan
8. Memberikan layanan secara kredit+ Piutang=T / A+sebagai Pendapatan
9. Akun pelanggan yang dikumpulkan+ Uang Tunai
– Piutang
=T / A+T / A
10. Pemilik menarik uang tunai dari bisnis– Tunai=T / A+– sebagai Gambar

Dalam setiap transaksi di atas, persamaan akuntansi tetap seimbang. Pengeluaran dan penarikan yang dilakukan oleh pemilik mengurangi modal, oleh karena itu mereka ditampilkan sebagai pengurang modal. Investasi pemilik dan pendapatan, di sisi lain, meningkatkan modal.


Share

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.